Ku terdiam ketika semuanya telah pergi,
saat indah yang kumiliki semuanya sudah tiada,
sendiri berteman dengan kenangan indahnya"
Andai kupunya hak untuk kembali,
mengapus tangis di pipimu,
mengumbar senyum yang tak pernah pudar.
ku cukup untuk bersedih,
karena waktuku di sini belum habis,
walau segalanya yang pahit akan harus kuanggap manis,
keriduan ingin pulang harus kutepis.
Aku selalu saja merindukan kenanganku,
kehidupanku, kampung halamanku, keluarga, sahabat, bahkan kesihku
Walaupun saja kesepian,
ku tak akan pergi meninggalkan impianku
karena Aku percaya ada kalian,
doakan agar aku selalu berjuang,
hingga ku memiliki semua kerinduanku di kota yang penuh derita ini
Walaupun aku hanya manusia biasa
Aku rindu,
tapi bimbang,
haruskah kupulang?
Pasti hati kan tenang,
tetapi apakah mereka akan senang?
ketika aku pulang dengan tangan kosong.??
Kenanganku,
hanya seperti hembusan angin yang di rasa lalu pergi,
biarlah kulewati perjuanganku" SEORANG DIRI"By,Chados** S
|
|
comments (0)
|
:DPemberdayaan Masyarakat maybrat Pemberdayaan masyarakat adalah peningkatan kemampuan untuk kemandirian dalam meningkatkan taraf hidupnya. Pemberdayaan sendiri merupakan suatu proses yang berjalan terus menerus. Pemberdayaan masyarakat antara lain dilakukan melalui partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembanggunan dalam daerahnya,agar memiliki hubungan yang sangat erat satu sama lainnya. Keberhasilan pembanggunan di satu pihak membutuhkan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.Di lain pihak, proses pembangunan daerah dapat memberikan kesempatan berpartisipasi dalam menempatkan kekuatan dan sumber daya daerah menjadi lebih dekat, dan jelas, sehingga mudah diatur oleh pemerintah daerah. Dalam lingkungan desa atau kampun dimana budaya partisipasi masyarakat sangat tinggi, otonomi daerah dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan kesempatan yang bersifat rutin dan teratur bagi interaksi masyarakat papua. Semakin melembaganya partisipasi masyarakat daerah dalam pembangunan, secara mandiri. Meskipun demikian, konsep mandiri bukanlah suatu konsep yang sempit dan statis, sekedar menempatkan kemampuan masyarakat daerah untuk membiayai pembangunan. Dalam konteks pembangunan daerah secara luas atau kesenambungan atau mandiri. Konsep mandiri berarti perimbangan kekuatan antara masyarakat daerah dan negara dalam menentukan arah tujuan perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat papua. Dalam memberdayakan masyarakat papua, selain dilakukan reorientasi peran pemerintah pusat, juga secara sistematis dan konsisten melakukan penyadaran terhadap masyarakat daerah melalui isu-isu lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan mereka. Upaya yang dilakukan lebih bersifat menyeluruh sehingga mampu menyetuh kemampuan masyarakat lokal. Strategi lain adalah melakukan tekanan secara politik terhadap institusi-institusi lokal seperti eksekutif, legislatif, dan yudikatif kehususnya yang menyangkut fungsional kinerja daerah. Tekanan ini dimaksudkan untuk mendorong perbaikan-perbaikan pada kinerja institusi-institusi formal tersebut agar mampu merespons, merencanakan serta melaksanakan aspirasi-aspirasi yang berkembanga di kalangan masyarakat papua
|
|
comments (0)
|
:DPemberdayaan Masyarakat maybrat Pemberdayaan masyarakat adalah peningkatan kemampuan untuk kemandirian dalam meningkatkan taraf hidupnya. Pemberdayaan sendiri merupakan suatu proses yang berjalan terus menerus. Pemberdayaan masyarakat antara lain dilakukan melalui partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembanggunan dalam daerahnya,agar memiliki hubungan yang sangat erat satu sama lainnya. Keberhasilan pembanggunan di satu pihak membutuhkan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.Di lain pihak, proses pembangunan daerah dapat memberikan kesempatan berpartisipasi dalam menempatkan kekuatan dan sumber daya daerah menjadi lebih dekat, dan jelas, sehingga mudah diatur oleh pemerintah daerah. Dalam lingkungan desa atau kampun dimana budaya partisipasi masyarakat sangat tinggi, otonomi daerah dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan kesempatan yang bersifat rutin dan teratur bagi interaksi masyarakat papua. Semakin melembaganya partisipasi masyarakat daerah dalam pembangunan, secara mandiri. Meskipun demikian, konsep mandiri bukanlah suatu konsep yang sempit dan statis, sekedar menempatkan kemampuan masyarakat daerah untuk membiayai pembangunan. Dalam konteks pembangunan daerah secara luas atau kesenambungan atau mandiri. Konsep mandiri berarti perimbangan kekuatan antara masyarakat daerah dan negara dalam menentukan arah tujuan perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat papua. Dalam memberdayakan masyarakat papua, selain dilakukan reorientasi peran pemerintah pusat, juga secara sistematis dan konsisten melakukan penyadaran terhadap masyarakat daerah melalui isu-isu lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan mereka. Upaya yang dilakukan lebih bersifat menyeluruh sehingga mampu menyetuh kemampuan masyarakat lokal. Strategi lain adalah melakukan tekanan secara politik terhadap institusi-institusi lokal seperti eksekutif, legislatif, dan yudikatif kehususnya yang menyangkut fungsional kinerja daerah. Tekanan ini dimaksudkan untuk mendorong perbaikan-perbaikan pada kinerja institusi-institusi formal tersebut agar mampu merespons, merencanakan serta melaksanakan aspirasi-aspirasi yang berkembanga di kalangan masyarakat papua
|
|
comments (0)
|
PENINGKATAN KUALITAS SDM MASYARAKAT MAYBRAT
wasan berpikir, kritis dan meningkatkan motivasi untuk membangun wilaySalah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM adalah melalui pendekatan “ prosiasif” yaitu mencari sarana untuk peningkatan waahnya. Penerapan materi megelola ekonomi dalam lingkup kelompok kemasyarakatan agar tujuan pembangunan, diharapkan bisa menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan dari kemampuan-kemampuan yang dimiliki.
Dasar pembangunan yang mengarah kepada SDM dan dari masyarakat,merupakan komponen pokok pemberdayaan masyarakat. Konsepnya memposisikan pelatihan sebagai pusat pengembangan potensi masyarakat maybrat dalam rangka meningkatkan kualitas, tidak saja sebatas memahami persoalan-persoalan yang ada, tetapi mereka mampu mengetahui penyebab-penyebabnya dan cara penyelesaiannya. Di samping itu, kemampuan bekerja sama, konsisten dalam menegakkan aturan-aturan serta memiliki pandangan jauh ke depan untuk kepentingan bersama dan sasaran utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk pelaksanaan kualitas SDM, adalah: pertama, mengindentifikasi kebutuhan pelatihan,diperlukan adanya tim yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, Perguruan Tinggi dan penggerak lainnya yang peduli terhadap pembangunan masyarakat maybrat. Melalui suatu progam sebagai kebutuhan yang sangat mendesak, agar ditetapkan sebagai kebutuhan pelatih, selanjutnya dijadikan acuan untuk kepetinggan orang maybrat.
Jika dihubungkan dengan keadaan yang ada sekarang, maka kebutuhan yang sangat mendesak, seperti pendidikan politik (bukan politik praktis) sehingga masyarakat tidak hanya sebagai objek penderita tetapi diapun mampu bersuara dan menyampaikan aspirasinya serta turut serta dalam proses pembangunan.
Tugas pemeringtah sorong selatan dan tanggung jawabnya, mereka juga berhak untuk mengeritik dan menyatakan salah yang memamg salah dan benar jika memang benar. Inilah tuntutan era demokratisasi ini. Pembangunan ekonomi dan kemasyarakatan, juga merupakan hal yang mendesak untuk disampaikan kepada mereka. Dengan demikian dapat dipertegas bahwa dalam era sekarang ini, kunci penting yang harus dibekali kepada masyarakat maybrat adalah penerapan kualitas dalam berpikir luas dalam semua hal. Karna manusia mampu melaksanakan fungsinya dengan sempurna, baik untuk berjalan tersenyum dan duduk diam sepangjan hari, makan, apa lagi bekerja. Untuk memperbaiki sekeadaan tersebut, maka perlu adanya program kualitas Masyarakat maybrat sebagai sub sistem pembangunan
|
|
comments (0)
|

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, merupakan keterpaduan, keserasian dan kebersamaan dalam suatu sistem kemasyarakatan, Jika tiga aspek tersebut menyatu dalam suatu bingkai yang permanen, maka pada dasarnya akan terbentuk “kekuatan” (power) yang memiliki daya tangkal tinggi, peka terhadap sesuatu yang dihadapi dan memiliki kemauan yang tinggi untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.Menurut menurut teori” bahwa kempuan kelompok merupakan hasil menyeluruh dari tindakan para anggota kelompok yang berbekas dalam kelompok tersebut. Selanjutnya, kreatifitas kelompok yang tinggi akan mengisyaratkan keaktifan dan partisipasi para anggota kelompok yang baik pula. Di samping itu keaktifan kelompok yang tinggi mampu menumbuhkan loyalitas terhadap kelompok, hal ini juga ditunjukkan melalui konformitas para anggota kelompok. Kesemuanya ini bisa menjadi kekuatan kelompok (Cartwright, Zander dan Hollander, dalam Yusuf, 1990). Berdasarkan pandangan-pandangan di atas memberikan indikasi bahwa keterpaduan, keserasian dan kebersamaan dapat diperoleh dari hasil menyeluruh dari para anggota kelompok.
Dengan demikian dapat dirumuskan, untuk mencapai tingkat kekohesifan yang tinggi dalam reaslitas yang sesungguhya, maka paling tidak ada dua hal yang perlu diperhatikan : Pertama, menggalang potensi masyarakat, maksudnya dalam suatu komunitas sangat jarang ditemui adanya sifat-sifat yang homogen murni, betapapun komunitas tersebut relatif kecil jumlahnya. Berarti komunitas yang dimaksud memiliki perbedaan-perbedaan, baik dari segi pengetahuan atau latar belakang pendidikan, keterampilan, pengalaman dan latar belakang ekonomi. Potensi yang ada, perlu diidentifikasi sebagai input yang sangat berharga sebagai data awal untuk dimanfaatkan selanjutnya. Umumnya para tokoh masyarakat, pendidik, dan tokoh agama yang berada di luar system pemerintahan, mereka ini disebut informal leader yang seharusnya mengambil prakarsa dalam tahap penggalangan. Jika diperlukan out sider (pihak luar), seperti Perguruan Tinggi, LSM atau organisasi-organisasi yang peduli dalam pembanggunan daerah dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi penguatan dalam hubungannya dengan pembangunan.
Dalam tahap penggalangan, pada dasarnya untuk memberi pengertian yang mendalam betapa pentingnya masyarakat sebagai tuan rumah sekaligus sebagai aktor utama dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di wilayah mereka sendiri. Tumbuhnya kesadaran untuk membangun daerahnya, sebagai kekuatan baru yang bersifat kolektif (community power), meskipun pada tahap ini masih sangat prematur, karena masih ada faktor-faktor lain yang harus melengkapinya. Kedua, tahap penggalangan sebagai proses identifikasi potensi masyarakat yang juga ditandai dengan munculnya kesadaran yang tinggi untuk melakukan aktivitas pembangunan, perlu disusul untuk tahap berikutnya yaitu melalui pelatihan-pelatihan yang diarahkan pada peningkatan kualitas masyarakat dalam berbagai bidang. Mencermati situasi dan perkembangan negara kita sekarang ini, maka konteks pemberdayaan masyarakat, selayaknya diarahkan kepada masalah-masalah tersebut dengan maksud agar masyarakat dapat mengetahui dengan jelas faktor-faktor apa saja yang perlu diperbaiki dan bagaimana jalan keluar yang tepat untuk penyelesaian ,masalah. Dengan demikian masyarakat mampu menetapkan apa yang dibutuhkan dan bukan sekedar daftar keinginan yang terlalu menjanjikan, tetapi dalam kenyataan tak pernah terpenuhi. Pendekatan yang diharapkan untuk itu adalah memfasilitasi masyarakat secara edukatif dan memandangnya tidak sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek pembangunan.
|
|
comments (0)
|

sorong selatan
Fak-fak kota kelahiran yang ku sayangi….,awal orang tuaku datang dari distrik aitinyo.kabupaten sorong selatan,untuk bersekolah dikota Fak fak ,kota yang sering dikenal..’…KOTA PALA…’.Demi masa depan dan cita-cita ayah..meninggalkan aitinyo untuk mendapatkan setitik ilmu… Akhirnya ayah bertekat meninggalkan..sanak sodara yang ada di aitinyo…dengan bermodal perahu takbot ayah tiba di sorong dan
melanjutkan perjalan ke Fak-fak,untuk mendaftarkan diri di ‘SPG’(sekolah guru agama) selama 3 tahun ayah bersekolah hingga akhirnya,ayah mennyelesaikan pendidikan di SPG. Namun yang membuat diriku bangga mempunyai ayah….IA bersekolah…dengan keringatnya sendiri…tanpa berharap kirimman dari keluarganya yang ada di aitinyo. Maklum pada waktu itu juga trasportasi tidak lancer,seperti saat ini. Pada tahun 1982
ada penerimaan pegawai negri di kabupaten Fak-fak,ayah mendaftarkan dirinya. Setelah menggikuti proses penerimaan pegawai negeri,ayah di terima menjadi seorang guru agama di kabupaten Fak-fak. Karna ayah seorang guru agama,ia di tugaskan di
kampung Pik-pik distrik kokas. Waktu itu trasportasi belum sampai di kampung Pik-pik. hanya di jangkau dengan berjalan kaki melewati gunung,lembah,dan,hutan belantara. Ayah tiba di kampung Pik-pik. Dan bertugas selama 22 tahun lamanya. Kami semua di besarkan di kampung pik-pik. Selama ayah bertugas di kampung pik-pik. kami merasa bahagia bisa hidup bersama basodara yang ada di kampung. Walaupun mereka tau
bahwa kita bukan keluarga dekat dari mereka. Tapi ini bukan menjadi penghalang bagi mereka untuk membantu dan melindungi kami sekeluarga yang hidup bersama mereka. Ketika ayah masih mengajar di kampung Pik-pik,kami sekeluarga di berikan tanah untuk berkebun di tempat yang sudah di sediakan. Sebab waktu itu mau dapat j
jatah beras per bulan juga,harus tunggu sampai,di kirim dari kabupaten ke distrik,baru kami bisa mendapatkan jatah beras itu. Di kampung Pik-pik ayah sering berburu di hutan dan melakukan aktifitas lain. Akhirnya pada tahun 2006, Ayah di minta pindahkan tugas dari kampung Pik-pik ke kota Fak-fak. Karna pada waktu itu SMP hanya ada di kota dan kami semua sudah tamat SD dan melanjutkan sekolah SMP di kota Fak-fak. Sehingga Ayah di pingdahkan ke SD YPK Fak-fak.hingga sekarang ini.
|
|
comments (0)
|
Beberapa teman mengatakan aku banyak berubah. Mereka bilang aku bertambah ceria, seperti ada tali yang terputus,kata mereka bilang,aku yang sengaja menciptakan perbedaan di antara aku dan mereka. Dan mereka bilang aku kehilangan diriku yang begitu brilian dan percaya akan sesuatu. Aku semacam mengalami degradasi dari diriku yang dulu mereka kenal. Aku bukan seperti dulu. Tapi benarkah demikian? Aku tidak percaya apa kata mereka tentangku. Aku sendiri tidak tahu sejauh mana ketertarikanku untuk mengetahui sesuatu,aku kadang bisa sangat terkejut dengan kebodohanku. Yang artinya, aku pun belum selesai memahami diriku sendiri. Lantas Mengapa mereka berkata bahwa mereka sangat mengenalku. Dan aku terlalu sombong di hadapan mereka tapi sebenarnya Aku sesederhana dari sekian bangyak yang kutemui. Aku yang membuat diriku kosong akan semua hal. Hanya saja aku menampilkan diriku pada mereka dan mereka bilang aku berubah, tidak lagi seperti aku yang mereka kenal. Tapi, persetan dengan salah atau benar.
Aku tidak lagi menyoal yang mana yang salah dan yang mana yang benar. Itu tidak penting. Seperti tidak lagi penting bagiku apakah sedang bahagia atau tidak. Aku sudah lepaskan itu semua. Semuanya sama saja. Kalau aku memutuskan untuk tidak punya persoalan, maka aku tidak akan punya persoalan. Bahkan ketika sewajarnya aku bersedih karena sesuatu yang tidak bisa aku hindari telah terjadi tetapi aku memutuskan bahwa aku akan merasa bahagia, aku akan merasa bahagia seketika itu juga. Sungguh. Sesederhana itu. Dan sesuatu yang sesederhana itu tidak jauh berbeda dengan sesuatu yang begitu rumit. Semua sama saja. Demikianlah segala sesuatu diciptakan bukan? Segala sesuatu sederhana dan rumit, tergantung di mana kita memilih untuk berdiri.
Yang hendak aku sampaikan adalah: sakit atau tidak sakit, sekarang atau besok, sendiri atau bersama. Aku masih akan tetap hidup dan aku masih akan tetap merasa bahagia karena aku memilih untuk begitu. Aku tidak bisa berlari dari tetap untuk hidup.
Sesuatu hal sederhana, tetapi juga begitu rumit. Aku percaya sesuatu di dalam dirimu lebih besar dari yang dapat aku lihat. Aku percaya yang kamu katakan adalah yang sejujurnya kamu rasakan, tetapi aku juga percaya bahwa ada kemungkinan semua itu tidak benar karena mungkin esok hari kamu tidak akan tahu sejauh mana segala sesuatu akan membawamu dan kamu harus memutar arah, berganti haluan untuk tetap sampai ke tujuanmu semula. Dan aku tidak mencari sesuatu untuk dipersalahkan atas kenyataan apapun. Tidak ada penyesalan. Yang harus terjadi, terjadilah. Mungkin aku hanya dilatih untuk lebih kuat menghadapi sesuatu yang lebih rumit akan menghantam. Aku percaya pada mimpi-mimpimu. Dan aku percaya pada mimpi yang sedang aku ciptakan untuk aku percayai. Aku ingin juga mempunyai impian dan percaya pada impianku seperti kepercayaanmu pada impianmu.
Semakin kita mengdeki keberhasilan, maka semakin cepat kita mendapatkan keberhasilan itu.. Aku harap kamu terus berjuang, agar sesuatu kelak kamu bisa mencapai impian yang selalu tertanam dalam hatimu., supaya kamu tidak terjatuh dan kalah dengan derasnya kehidupan ini. Tetapi jika kamu jatuh, cepatlah bangun, jangan terlalu lama tersungkur oleh realita hari ini.
|
|
comments (2)
|
fak fak 'plazza
![]()
fakfak, tanjung seberang

fakfak, tambaruni
|
|
comments (0)
|
Aku akan tetap mencari harapan itu, entah sampai dimana aku akan dapat menemukan itu semua…mungkin karena ada

cinta yang tulus dari dasar hatiku Semoga kamu dapat mengerti apa yang kuhadapi sekarang.Adakah rahasia hati yang tak terungkap bila waktu bergulir begitu lamban Adakah sesuatunya begitu sulit untuk ter tebak…dan mungkin itu adalah

perasaan hati yang begitu gelisah memikirkan hari-hari dengan perasaan hati kesendirian. Harus bertahan untuk mencari harapan yang mungkin masih jauh ataupun dekat bila tak terlihat dan takkan ku anggap semua itu tak ada. Pasti akan

kudapatkan hatimu walau lambat bagiku akan kurasakan. Inilah rahasia hati yang kadang sulit mengerti dan hanya sesuatu yang tertunda bagiku untuk memilikimu, karena ku tau kamu juga merasakan apa yang terjadi dengan tatapan ku untukmu…ada senyum, tawa dan tangis, semuanya akan menjadi sesuatu yang terindah bagiku.
|
|
comments (0)
|
meningkatkan kemampuan Anda untuk fokus. Tapi jika Anda tidak pernah menggunakan otak, atau pelecehan itu dengan bahan kimia berbahaya, kemampuan Anda untuk berpikir dan belajar akan memburuk. Berikut adalah 5 cara sederhana siapa pun dapat menekan sedikit lebih produktivitas dari materi abu-abu tua. 1. Minimalkan Menonton Televisi - Ini adalah menjual keras. Orang suka vegetating di depan televisi, termasuk saya sendiri lebih sering daripada yang saya mau. Masalahnya adalah menonton televisi tidak menggunakan kapasitas mental Anda ATAU memungkinkan untuk mengisi ulang. Ini seperti memiliki menguras energi dari otot tanpa manfaat kesehatan dari latihan. Tidakkah kau merasa lelah setelah beberapa jam TV? Mata Anda sakit dan lelah dari yang terfokus pada kotak lampu begitu lama. Anda bahkan tidak punya tenaga untuk membaca buku. Ketika Anda merasa santai, cobalah membaca buku saja. Jika Anda terlalu lelah, mendengarkan musik. Ketika Anda sedang bersama teman-teman atau keluarga Anda, meninggalkan tabung dan memiliki percakapan. Semua hal ini menggunakan pikiran Anda lebih dari televisi dan memungkinkan Anda untuk bersantai. 2. Latihan - Dulu aku berpikir bahwa aku akan belajar lebih banyak dengan tidak berolahraga dan menggunakan waktu untuk membaca buku saja. Tapi aku menyadari bahwa waktu yang dihabiskan untuk berolahraga selalu mengarah pada peningkatan belajar karena meningkatkan produktivitas selama waktu setelahnya. Menggunakan tubuh Anda membersihkan kepala Anda dan menciptakan gelombang energi. Setelah itu, Anda merasa segar dan dapat berkonsentrasi lebih mudah. 3. Menantang Baca Buku - Banyak orang suka membaca ketegangan fiksi populer, tetapi umumnya buku-buku tersebut tidak merangsang mental. Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan berpikir dan menulis Anda harus membaca buku-buku yang membuat Anda fokus. Membaca novel klasik dapat mengubah pandangan dunia dan akan membuat Anda berpikir dengan lebih tepat, elegan bahasa Inggris. Jangan takut untuk mencari kata jika Anda tidak tahu itu, dan jangan takut bagian padat. Ambil waktu Anda, membaca kembali bila perlu, dan Anda akan segera tumbuh terbiasa dengan gaya penulis. Sekali Anda terbiasa untuk membaca buku-buku yang menantang, saya pikir Anda akan menemukan bahwa Anda tidak tergoda untuk kembali ke halaman-Turner. Tantangan belajar ide-ide baru jauh lebih menarik daripada ketegangan-thriller norak. 4. Awal untuk Bed, Early to Rise - Tidak membuat lebih sulit untuk berkonsentrasi dari kurang tidur. Anda akan paling diremajakan jika Anda pergi tidur lebih awal dan tidak tidur lebih dari 8 jam. Jika Anda tetap sampai larut malam dan mengimbanginya dengan tidur larut malam, Anda akan bangun lesu dan mengalami kesulitan memusatkan perhatian. Dalam pengalaman saya pagi hari adalah yang paling tenang dan produktif. Bangun lebih awal memberikan Anda lebih produktif jam dan memaksimalkan ketajaman mental Anda sepanjang hari. Jika Anda memiliki kesempatan, ambil 10-20 menit tidur siang ketika Anda terkena gelombang kantuk. Apa-apa lagi akan membuat Anda lesu, tapi tidur sebentar akan memberi kelegaan kepadamu. 5. Luangkan Waktu untuk Merefleksikan - Sering kali hidup kita begitu sibuk sehingga kita menjadi kewalahan tanpa menyadarinya. Menjadi sulit untuk berkonsentrasi karena pikiran yang mengganggu terus menyela. Menghabiskan beberapa waktu sendirian di refleksi memberi Anda kesempatan mengatur pikiran dan memprioritaskan tanggung jawab Anda. Setelah itu, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik dari apa yang penting dan apa yang tidak. Hal yang tidak penting tidak akan mengganggu Anda lagi dan pikiran Anda akan merasa kurang terbebani. Saya tidak mengatakan Anda harus duduk di lantai bersila dan menyanyikan 'ommm'. Apa pun yang memungkinkan sedikit kesendirian berkepanjangan akan dilakukan. Salah satu favorit pribadi saya adalah mengambil jalan yang sunyi. Seseorang yang terkenal berkata, "Semua ide-ide terbaik terjadi ketika berjalan." Saya pikir dia ke sesuatu. Percobaan untuk menemukan kegiatan yang paling sesuai untuk Anda. Kesimpulan - Saya harap Anda tidak kecewa bahwa tidak ada teknik saya diusulkan adalah revolusioner. Tapi sederhana, tanpa kegirangan sering jawaban yang paling valid. Tantangannya adalah memiliki kemauan untuk mematuhi mereka. Jika Anda berhasil di 5 tips berikut ini, Anda akan dihargai dengan peningkatan ketajaman mental dan retensi pengetahuan.
|
|
comments (0)
|
Berubah atau tidak berubah hanya mengalir panjang Waktu .
Dan kita semua terbawa bersamanya. Mengalir bersama melewati banyak liku dalam kehidupan ini.
Apakah yang membuat perubahan itu?
Apakah mereka memang masih sama seperti yang dulu?
Ataukah mereka telah berubah menjadi sesuatu yang berbeda?
Tetapi, bagaimana dengan kita sendiri? Masih samakah kita? Atau, jangan-jangan,
kitalah yang telah berubah, sehingga semua kita pandang berubah juga?
Kita memandang dunia dari sudut kita berdiri, yang mungkin secara sadar atau tidak,
kita telah bergeser dari titik yang satu ke titik yang lain.
Jadi, siapakah yang telah berubah sebenarnya? Orang lain? Atau kita?
Setiap hal di dunia ini mengalir bersama waktu.
Kita melihat dan merasakan perubahan itu nampak di depan kita.
Namun sering tak bisa merasakan perubahan yang terjadi dalam diri kita sendiri.
Pada tubuh kita sendiri. Pada pemikiran kita sendiri.
Seakan kita masih sama dan tetap sama. Perubahan hanya terjadi di luar diri kita.
Padahal, ada berapa banyak cita-cita dan impian kita yang gagal kita raih?
Ada berapa banyak rasa sakit dan kekecewaan yang telah menggerogoti perasaan kita?
Adaberapa banyak rasa hampa, kesepian, keterkecilan dan ke takberdayaanyang ada pada akhirnya telah membuat kita menjadi keras dalammenentukan,
tegar dan kukuh dalam menyikapi hidup ini?
banyak memang dari kita yang mampu menyadari perubahan pada diri sendiri.
Kita hanya mampu melihat perubahan diri orang lain.Karna hidup memang demikian adanya.
Padahal, dengan berjalannya waktu,
kita semua yang terseret bersamanya, telah mengalami banyak perubahan. Semua hal berubah, tetapi juga tidak berubah.
Semua hal yang kita pikirkan, kita rasakan dan kita resapkan dalam kehidupan ini,
adalah nuansa-nuansa perubahan yang tergantung pada bagaimana kita menyikapi hidup kita sendiri.
Maka diri ini, patutlah bercermin untuk melihat berapa banyak hal yang telah mengubah sikap kita dalam memandang hidup.
Kita semua telah berubah. Bukan hanya orang lain. Bukan hanya teman-teman kita.
Dan jika kita memandang seseorang tidak berubah, itu tidaklah berarti bahwa dia memang tidak berubah.
Setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda dalam perjalanan mereka melintasi waktu.
Setiap orang mempunyai pemikiran dan karakter pribadi yang unik, dan di titik itulah,
dengan kesadaran sendiri, kita akan memandang perubahan-perubahan dengan cara kita masing-masing.
Namun, di dalam segala perubahan yang telah kita alami, di dalam segala peristiwa yang telah kita dalami,
pengalaman bersama selalu menyisakan kenangan yang bisa kita gali kembali.
Ingatan pada masa lalu, bukan hanya untuk bernostalgia, tetapi terutama untuk belajar kembali,
apakahhidup yang ada saat ini adalah pilihan kita yang terbaik, ataukah kitamasih memiliki pilihan yang mungkin jauh lebih baik lagi,
jika kita berani untuk memutuskan pilihan yang berbeda sama sekali. Dan kesempatan itu belumlah lenyap.
Hidup tidak tergantung pada berapa lama kita ada di sini, sebab kita tak pernah bisa menebak akhir dari semua itu.
Jalan masih panjang. Pilihan masih banyak. Hidup belum usai. Jadi jangan takut untuk mengubah diri kita.
Jangan khawatir untuk membuat jalan baru. Usia kita tidak hanya bergantung pada waktu,
tetapi lebih utama pada semangat yang kita miliki. Hidup selalu baru. Setiap hari. Setiap saat. Siapkah kita menjalaninya?
